Skip to main content

Marhaban Yaa Ramadhan..

"Marhaban ya Ramadhan Marhaban fi syahril mubarok wa syahril maghfiroh. Barakallau lana walakum daaiman bijami’i khoir. Wal’awfu minkum"


Mari kita sambut bulan Ramadhan dengan senyuman dan hati yang bersih..
Saatnya mengosongkan hati untuk diisi dengan kebaikan.
Terimakasih ya Allah, telah memberi hamba kesempatan untuk menikmati Ramadhan tahun ini..



ada beberapa sikap seorang Mukmin dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, diantaranya adalah :
1."Alfarhu"
Hatinya merasa gembira, dan bersuka cita dengan kedatangan bulan Ramadhan ini, karena dipanggil Allah Subhanahu wata’ala untuk melaksanakan shaum, karena dirinya meengetahui sepenuhnya bahwa dengan puasa ini Allah akan mengangkat derajatnya menjadi hambaNya yg bertaqwa, sesuai dengan firmannya :
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" (QS Al-Baqarah 183)
2. "Attazzikiyah"
Berusaha untuk membersihkan hati agar hatinya terbebas dari penyakit-penyakit hati yang menyebabkan dirinya sulit untuk mengakses "nur" rahasia hikmah yang tersembunyi di balik bulan Ramadhan dengan selalu memperbanyak bacaan istigfar, mohon ampunan kepada Allah dan tidak lupa dengan melipatgandakan sedekah kepada kaum fakir.
3."Al ilmu"
Selalu belajar dan terus belajar untuk mencari ilmu yang sebanyak-banyaknya terutama dalam mepelajari tujuan, hikmah, keutamaan, amal-amal utama dan hal-hal yang dapat mengurangi bahkan merusak nilai ibadah puasanya.
4. "Al-Maghfirah"
Memohon ampunan dari Allah, dan meminta maaf kepada orangtua, suaminya atau istri tercintanya, tidak lupa juga kepada kerabat, saudara, handai taulan dan para tetangga serta sahabat-sahabat. Agar dimaafkan dari segala kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Semoga saya dan sahabat-sahabatku tercinta bisa dimudahkan oleh Allah Subhanahu wata’ala untuk selalu istiqomah dan mudawamah dalam melaksanakan perintah-perintahNya, terutama perintah ibadah puasa Ramadhan.


~Dedin dan Keluarga~

Popular posts from this blog

Teringat masa kecil di pangkalan susu..

Pangkalan susu Tahun 1916 (sumber : http://pangkalansusu.blogspot.com/2010/08/photo-photo-jadul.html) Sore ini, saat sedang melakukan pekerjaan rutin di kantor, saya teringat akan masa kecil di pangkalan susu, masa yang indah.. saya pejamkan sebentar mata ini dari penglihatan yang rutin, mengingat masa kecil.. ehhmmm... pangkalan susu.. kota kecil namun besar di hati saya.. saya besar disana, tinggal disana selama 9 tahun, walau sebentar tapi banyak kenangan indah yang tidak bisa di lupakan.. kota yang penuh keaneka ragaman suku.. berbeda bahasa, namun satu tempat tinggal.. saya tinggal di komplek perumahan pertamina, lingkungan perumahan para karyawan pertamina, saat itu pangkalan susu di kuasai oleh pertamina.. saat itu saya tinggal dijalan Deli, semoga teman-teman yang membaca blog ini dan kebetulan pernah tinggal di pangkalan susu tahun 1984 dan tinggal di jl. Deli, masih ingat saya.. Pangkalan susu.. yah semua ada di komplek tersebut, dari sekolahan hingga pasar ehh pajak, klo dis...

Sudah kah anda Mencoba Yahoo! Messenger 11..?

Bicara soal dunia maya di Indonesia, saya kira tak berlebihan bila dikatakan Yahoo! adalah bagian penting di dalamnya. Dulu dikenal dengan mesin pencari, orang-orang lalu menggunakan juga layanan email Yahoo!. Kemudian, di masa lalu lintas data masih melewati "pipa" yang jauh lebih sempit dari sekarang, salah satu kegiatan penting di internet adalah chatting. Mungkin Anda juga sempat merasakan demam ICQ hingga mIRC. Nah, Yahoo! juga membuka layanan untuk meramaikan obrol-obrol dunia maya lewat produk bernama Yahoo! Messenger. Dikembangkan dari Yahoo! Pager yang pertama kali dirilis pada 1998, Yahoo! Messenger kini sudah merilis versi 11 beta. Tentu saja, berbagai fasilitas baru sudah melengkapi rilis terakhir ini. Bicara soal Facebook, rilis terakhir Yahoo! Messenger sudah menghubungkan layanan chat keduanya. Kini, melalui Yahoo! Messenger, Anda bisa berbincang dengan rekan yang online di Facebook tanpa harus membuka halaman Facebook. Di daftar kontak Anda akan muncul grup be...

6 Persoalan Hidup

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al-Ghozali bertanya, 1. Pertama, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?" Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati. Tiap-tiap yang bernyawa akan mengalami mati, dan bahwasanya pada hari kiamat sajalah akan disempurnakan balasan kamu. Ketika itu sesiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke syurga maka sesungguhnya ia telah berjaya. Dan (ingatlah bahawa) kehidupan di dunia ini (meliputi segala kemewahannya dan pangkat kebesarannya) tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya. (Surah Ali Imran, 185) 2. Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?" Murid-muridnya ada yang me...